Widget edited by super-bee
Featured Article

Senin, 27 Mei 2013

Gadget Canggih Bukan Jaminan Tidak Gaptek !!




Oleh: Merry Magdalena

“Ibu itu keren ya, ponselnya selalu yang terbaru, smartphone. Ke mana-mana juga sering bawa iPad. Pokoknya ngga gaptek, deh,” demikian komentar seseorang atas teman wanitanya.

Gaptek alias gagap teknologi, kerap menjadi julukan bagi mereka yang kurang mengikuti perkembangan teknologi. Namun, apa sesungguhnya definisi dari melek teknologi? Apakah mereka yang selalu memiliki gadget terkini saja sudah cukup mewakili definisi “melek teknologi”?

“Ah, mama payah, ngga beliin aku iPhone. Kan nanti aku malu, dikatain gaptek sama teman-teman.” Rengekan seperti ini kerap jadi senjata ampuh anak pra remaja saat meminta dibelikan gadget canggih ke orang tuanya. Bagi orang tua yang salah kaprah mengartikan kata “gaptek”, akan dengan mudah membelikan anak gadget idamannya. Lalu menganggap masalah sudah selesai.

Padahal, mereka yang asal beli gadget, asal memakai teknologi, tanpa memahami dampaknya, justru masuk dalam kategori gaptek. Setidaknya ini menurut saya. Mengapa?

Seorang anak yang diberi gadget, dengan akses internet begitu tak terbatas, aneka aplikasi penuh godaan, tanpa dibekali pengetahuan tentang bagaimana menggunakannya dengan tepat, akan menjadi korban teknologi itu sendiri. Sebab dia gaptek, dan terlahir dari orang tua gaptek juga. Banyak orang tua yang merasa hebat dan melek teknologi, jika sudah memiliki aneka gadget canggih nan mahal. Mereka juga membelikan gadget-gadget itu ke anak-anaknya, tanpa pandang usia dan kebutuhan.  Kemudian mengaggap semua sudah beres, dan kembali asyik dengan dunianya.

“Anak masa kini kan pintar, sudah bisa langsung belajar teknologi. Anak saya yang masih TK saja sudah langsung jago main Android, lho,” celetukan bangga seorang ayah macam ini sering kita dengar. Ia tak paham bahwa “bermain” teknologi pun ada aturannya. Apalagi buat anak-anak.

Godaan gadget canggih bukan hanya melanda orang dewasa, tapi juga remaja dan anak-anak. Pernah dengar berita tentang seorang remaja asal China yang rela menjual ginjalnya demi memiliki iPad? Atau tentang remaja putri asal Jakarta yang tertipu teman Facebook akibat diiming-imingi BlackBerry? Atau kasus remaja yang mencuri uang orang tua demi bisa punya ponsel canggih? Semua membuat mereka nekad. Hanya karena tak ingin dicap gaptek atau ketinggalan zaman, segala cara dilakukan.

Kembali ke soal definisi gaptek. Jika gaptek diasosiasikan dengan ketinggalan zaman akibat tak punya gadget canggih, alangkah naifnya. Sebab mereka yang punya beragam gadget canggih sekalipun, kerap kali bersikap gagap. Tidak tahu bagaimana mengontrol diri agar tak kecanduan internet, tidak paham bagaimana mencegah gadget-nya terinfeksi virus, tidak bisa membedakan mana aplikasi yang penting atau justru jadi penyebar spam. 

Biasanya mereka akan belajar, namun dalam waktu lama. Setelah beberapa kali jadi korban penipuan, penyusupan spam, jadi target pesan-pesan berisi virus, atau bahkan pembobolan kartu kredit.

Tentu Anda tak ingin menjadi bagian dari orang-orang gaptek macam ini, bukan? Punya segudang gadget canggih, selalu update aplikasi terbaru, namun hanya menjadi target virus, spam, penipuan, pencurian, dan seterusnya. Lebih parah lagi apabila targetnya adalah anak-anak Anda yang masih sangat polos dan apa adanya.

Bagi para pengguna tablet, smartphone, ultrabook, atau apapun gadget canggih lainnya, sudahkah Anda membekali diri dengan wawasan bagaimana menggunakan semua gadget itu dengan tepat? Bukan asal instal aplikasi terbaru, yang ternyata mengandung virus. Atau bukan asal ikut mengklik link yang dikirim melalui DM Twitter, padahal itu membuat Anda terinfeksi Trojan. Atau tidak asal membelikan anak-anak gadget canggih, tanpa memberi bekal cukup soal keamanan dan privasi mereka.

Di artikel berikutnya saya akan lebih banyak membahas soal keamanan dan privasi di dunia maya, yang sangat lekat dengan keseharian kita. Terutama untuk orang tua dan anak-anak yang masih kerap salah mendefinisikan kata “gaptek”.


* Tentang Penulis: Merry Magdalena, pengamat social media, founder Netsains.Net, penulis buku Situs Gaul Gak Cuma buat Ngibul (Gramedia Pustaka Utama), Melindungi Anak dari Seks Bebas (Grasindo), UU ITE, Don’be The Next Victim (Gramedia Pustaka Utama), dan empat buku lain.


Senin, 29 April 2013

Ada Dua Superhero Baru di 'The Avengers 2'



Jakarta - Sutradara 'The Avenges' Joss Whedon memberikan sedikit bocoran mengenai sekuel film kumpulan superhero Marvel ketika menghadiri premiere 'Iron Man 3' beberapa waktu lalu. Sutradara berusia 48 tahun itu mengungkapkan bahwa fans akan melihat dua karakter baru dalam film.

"Aku telah menulis (ceritanya) dan bertemu dengan para aktor, kemudian mulai membuat storyboard-nya," ucap Whedon seperti dilansir Aceshowbiz, Senin (29/4/2013).

"Aku telah memiliki dua karakter favorit dari komik, brother-sister. Mereka akan masuk ke dalam film," tambahnya meyakinkan pengemar.

Tanpa detail lebih lanjut yang dijelaskan, sepertinya Whedon sengaja menimbulkan spekulasi di kalangan penggemar. Beberapa pihak memprediksi dua tokoh yang dimaksud adalah Scarlet Witch dan Quicksilver.

Sebelum ditampilkan sebagai member awal The Avengers dalam komik, dua saudara yang merupakan anak Magneto itu pertama kali tampil di mitologi X-Men sebagai villain atau karakter jahat.

Scarlet Witch--yang memakai wimple--memiliki kekuatan sihir untuk memanipulasi probabilitas. Sementara kakaknya, Quicksilver, mampu bergerak dan berpikir dengan kecepatan super.

Jika rumor tersebut benar, superhero kembar itu akan bergabung dengan Iron Man, Captain America, Hulk, Thor, Black Widow dan Hawkeye. Marvel akan membawa kembali para bintang dari film sebelumnya termasuk Robert Downey Jr., Chris Evans, Mark Ruffalo, Chris Hemsworth, Scarlett Johansson dan Jeremy Renner.

"The Avengers 2' dijadwalkan tayang di bioskop AS pada 1 Mei 2015.



Minggu, 07 April 2013

Fakta Menarik Tentang Samsung

Dahulu, Samsung dianggap sebagai merek elektronik kelas dua. Produk mereka dianggap kalah kualitas dan kelas dibandingkan yang lain, khususnya merek asal Jepang.

Namun kerja keras Samsung akhirnya membuahkan hasil. Hingga akhirnya vendor asal Korea Selatan tersebut saat ini menjadi produsen elektronik kelas dunia yang disegani.

Ingin tahu beberapa fakta menarik soal produsen smartphone terbesar di dunia ini? Simak berikut ini.


1. Punya Bisnis Konstruksi dan Perkapalan


 Samsung Electronics yang memproduksi smartphone, kulkas, sampai mesin cuci adalah bagian dari konglomerasi bernama Samsung Group. Samsung Group beroperasi di lebih dari 80 sektor bisnis.

Di bidang konstruksi bangunan, ada Samsung Engineering and Samsung C&T. Mereka antara lain membangun Burj Khalifa di Dubai, Uni Emirat Arab, yang berstatus gedung tertinggi di dunia.

Ada pula Samsung Heavy Industries yang bergerak di industri perkapalan. Ditilik dari sisi pendapatan, divisi ini adalah pembangun kapal terbesar kedua di dunia.

Samsung Group juga punya Everland, sebuah taman hiburan terkenal dan tertua di Korea Selatan. Mereka juga bahkan punya perusahaan asuransi sampai perusahaan mobil yang bekerja sama dengan Renault.


2. Perusahaan yang Dikendalikan Keluarga


Samsung adalah sebuah chaebol. Chaebol merupakan julukan bagi perusahaan konglomerasi besar yang dikendalikan oleh keluarga secara turun temurun.

Samsung didirikan oleh Lee Byung-chull. Setelah dia meninggal, kepemimpinan di Samsung diteruskan oleh Lee Kun-hee yang merupakan anak ketiga Byung-chull.

Keluarga Lee memang sangat berkuasa di Samsung. Anak Lee Kun-hee yang bernama Lee Jae-yong, saat ini menjadi presiden dan Chief Operating Officer Samsung Electronics.

Lee Kun-hee sendiri punya harta melimpah dan masuk daftar orang terkaya di dunia. Menurut estimasi majalah Forbes, dia punya kekayaan senilai USD 10,8 miliar.

Keterangan foto: Lee Kun-hee (Ist.)

3. Bermula dari Produsen Mie


Pada awalnya, Samsung sama sekali tidak memproduksi barang elektronik. Perusahaan ini didirikan oleh Lee Byung-chull pada tahun 1938 sebagai perusahaan perdagangan makanan.

Samsung saat itu antara lain memproduksi mie dan berkantor di wilayah Daegu, Korea Selatan. Perusahan ini lumayan sukses dan kemudian pindah kantor ke Seoul.

Setelah perang Korea selesai, Samsung mulai melebarkan sayap bisnisnya. Pada tahun 1954, Samsung membangun pabrik pakaian wol terbesar di Korsel.

Sukses di bidang bisnis yang dirintisnya, Samsung akhirnya memutuskan masuk ke bisnis elektronik pada tahun 1960. Produk pertama mereka adalah televisi berlayar hitam putih.

Nama Samsung sendiri dalam bahasa Korea Selatan berarti tiga bintang. Dalam logo awalnya, lambang Samsung memang menampakkan tiga buah bintang. Tiga mewakili arti besar, banyak dan powerful. Sedangkan bintang diartikan sebagai keabadian.

4. Rahasia Kejayaan Samsung


Pada tahun 1993, Lee Kun-hee selaku Chairman Samsung mengadakan tur keliling dunia. Ia ingin tahu bagaimana tanggapan pasar internasional terhadap produk buatan Samsung.

Lee pun merasa tidak senang. Di California, Amerika Serikat, ia menyaksikan televisi Samsung berada di rak bawah dan tersembunyi. Sedangkan televisi Sony dan Panasonic berada di rak atas yang mudah dilihat konsumen.

Lee pun ingin mengubah Samsung menjadi produsen eletronik kelas satu yang disegani. Dia pun mengumpulkan para eksekutif Samsung di Jerman untuk mentranformasi perusahaan secara cepat.

Pidatonya kala itu dijuluki sebagai Frankfurt Declaration Of 1993. Lee menegaskan strategi Samsung harus diubah untuk mengejar pesaing.

"Ubahlah semuanya selain istri dan anak-anakmu," sebut Lee. Sejak saat itu, Samsung pun benar-benar berevolusi menjadi produsen elektronik kelas atas.

5. Produsen Elektronik Raksasa


Sejak tahun 1990-an itulah, Samsung Electronics khususnya menapak pada kejayaan. Mereka menjadi produsen memori chip terbesar di dunia pada tahun 1992 dan produsen chip nomor dua setelah Intel.

Dilhat dari unit terjual, Samsung saat ini adalah produsen ponsel terbesar menggantikan Nokia. Tahun lalu, Samsung menjual 215,8 juta unit ponsel. Lebih banyak dari kombinasi 3 produsen ponsel ranking di bawahnya.

Mereka juga berstatus sebagai produsen televisi dengan tingkat penjualan terbanyak sejak tahun 2006.

Kejayaan Samsung di banyak bidang eletronik membuat produsen elektronik asal Jepang kelabakan. Sejak tahun 2005, merek Samsung sudah lebih populer ketimbang Sony menurut riset Interbrand.

6. Korea Selatan Dijuluki Republic of Samsung


Samsung punya peran ekonomi yang sangat penting bagi Korea Selatan. Diperkirakan, 17% dari Gross Domestic Product Korea Selatan adalah dari peran Samsung.

Produk dan layanan buatan Samsung hampir menyentuh semua area kehidupan masyarakat Korsel. Ini tidak lepas dari banyaknya bisnis yang digarap Samsung.

Warga Korsel mungkin memakai smartphone Samsung dan tinggal di apartemen yang dibuat oleh Samsung juga. Dan ikut dalam asuransi Samsung Life. Dan para petinggi Samsung pun sangat powerful.

"Anda bahkan bisa mengatakan chairman Samsung lebih powerful dibandingkan dengan presiden Korsel. Orang Korea berpikir Samsung tidak dapat disentuh dan berada di atas hukum" ucap Woo Suk-hoon, seorang pengamat ekonomi.





Selasa, 02 April 2013

Hindari Ini Demi Kesehatan Ginjal

Gangguan ginjal bisa dipicu oleh hal-hal sepele yang tanpa disadari sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Siapa sih yang belum pernah minum obat pereda nyeri, mengonsumsi garam atau gula? Rupanya itu semua bisa merusak ginjal.

Tentu saja tidak perlu menghindari sepenuhnya, cukup dibatasi saja agar tidak berlebihan. Garam misalnya, bagaimanapun tetap dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Hanya takarannya saja yang disesuaikan, jangan sampai berlebihan.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan ginjal bermasalah seperti dikutip dari Huffington Post


1. Minum obat pereda nyeri jangka panjang
Penggunaan obat tertentu seperti pereda nyeri dalam jangka panjang apalagi dalam dosis tinggi bisa merusak jaringan ginjal. Baik obat resep maupun yang dijual bebas, keduanya sama-sama punya efek samping merusak ginjal. Diperkirakan 1-3 persen kasus gagal ginjal kronis disebabkan oleh penggunaan pereda nyeri yang berlebihan.


2. Merokok
Efek negatif rokok terhadap jantung dan paru-paru sudah banyak dipublikasikan, tetapi kini penelitian juga menunjukkan bahwa perokok memiliki kandungan protein dalam urine. Ini menunjukkan adanya kerusakan pada jaringan ginjal. Penyakit yang merusak ginjal seperti diabetes dan tekanan darah tinggi juga memburuk akibat konsumsi rokok.


3. Berlebihan mengonsumsi gula
Banyak mengonsumsi gula adalah faktor risiko berbagai penyakit seperti diabetes mellitus dan obesitas. Kedua penyakit ini juga berdampak pada fungsi ginjal yang memburuk. Membatasi asupan gula tidak hanya menyelamatkan ginjal, tetapi juga lingkar pinggang.


4. Berlebihan menjalani prosedur radiologi
Ada baiknya melakukan tes fungsi ginjal sebelum menjalani pemindaian dengan alat apapun di rumah sakit. CT Scan, -Ray dan angiogram terkadang menggunakan pewarna khusus yang disuntikkan ke dalam tubuh untuk meningkatkan kontras warna. Hal itu berisiko memicu AKI (Acute Kidney Injury), yang diperkirakan dialami oleh 40 persen pasien di rumah sakit.


5. Banyak mengonsumsi garam
Terlalu banyak konsumsi garam natrium bisa meningkatkan tekanan darah, yang berujung pada kerusakan fungsi ginjal. Orang dewasa di Amerika Serikat mengonsumsi garam natrium rata-rata 3.300 mg/hari, jauh lebih tinggi dibanding batasan yang dianjurkan pemerintah yakni 1.500 mg/hari.


6. Kurangi Makanan Berlemak. Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesterol dalam darah Anda meningkat.



Sumber



Rabu, 13 Maret 2013

Produk-Produk Google Yang Gagal

Dunia dan internet seakan telah di-Google-kan. Raksasa teknologi ini membuat pelbagai macam layanan guna memudahkan pekerjaan manusia. Namun tahukah Anda jika Google juga miliki produk gatot atau gagal total? Dan berikut ini 10 produk gagal Google yang dikutip dari HowStuffWorks Sabtu (02/03/13).


1. Google Wave



Mungkin ini layanan Google yang paling gatot. Jika Google+ tak terus lakukan inovasi dan inovasi, pasti akan bernasib sama dengan Google Wave. Tatkala pertama kali muncul (2009) terbatas via invitation, digadang-gadang pesaing kuat Facebook dengan didukung penuh layanan Google: Gmail, Youtube, Buzz, dll. Namun apa lacur, tak sesuai dengan yang dihebohkan.

2. Google Video

Sebelum mengakuisisi Youtube dengan mahar USD 1,65 miliar, Google miliki layanan video sendiri yakni Google Video. Setelah akuisisi Youtube, Google Video sempat beberapa kali berubah layanan. Diluncurkan tahun 2005, Google Video bahkan pernah menyasar ke bentuk penyewaan video.

3. SearchWiki, Knol, dan Sidewiki

SearchWiki, Knol, dan Sidewiki, adalah beberapa layanan yang diciptakan Google untuk membunuh Wikipedia (2008). Layanan terebut dalam bentuk ekstensi browser. Namun upaya ini gagal. Knol ditutup pada Mei 2012. SearchWiki berhenti beroperasi pada akhir tahun 2010. Dan Sidewiki terhenti layanannya pada September 2011.

4. Google Buzz

Masih terngiang bagaimana Google begitu menggembor-gemborkan layanan ini tiga tahun lalu. 2010, Google Buzz bahkan diintegrasikan ke Gmail dan muncul di laman situs-situs internet bersanding dengan tombol Like Twitter dan Tweet Facebook. Google Buzz resmi tumbang pada 2011.
5. Google Notebook dan Shared Stuff



Dua layanan ini akhirnya digantikan atau dilebur dalam produk sukses Google lainnya seperti Google Docs dan Google Reader. Google Docs pun kini juga dilebur dalam Google Drive dengan plus penyipanan dokumen dan berkas di ‘awan’.
6. Jaiku

Google mengakuisisi Jaiku sebuah situs microblogging pada tahun 2007 lalu. Tahun 2009, Twitter menggelora dan jadi primadona di seluruh dunia. Pada tahun yang sama, muncul keretakan di internal Google yang berakibat penutupan Jaiku.
7. Dodgeball

Tahun 2005 Google lakukan dua akuisisi penting: Android dan Dodgeball. Yang pertama sukses besar. Yang kedua, justru sukses di tempat lain. Dodgeball didirikan Dennis Crowley pada Mei 2005 yang kemudian justru tak ada kepastian tatkala dipinang Google. Dua tahun berkecamuk dengan stres, Dennis Crowley hengkang dari Google dan mendirikan Foursquare yang sukses hingga sekarang.
8. Google Print Ads dan Google Radio Ads

Keduanya menyasar ke bisnis iklan namun dengan media yang berbeda konvensional (cetak) dan radio. Sayangnya dua proyek iklan ini tak berkelanjutan. Patut diingat jika dua iklan tersebut menyasar ke audiens offline. Google metrik sendiri menerjemahkan ke audiens online.

9. Google Answer

Layanan ini serupa dengan apa yang dimiliki Yahoo!, Yahoo! Answer. Namun jika difikir secara logika, jika kita bertanya padanya (Google) di mesin pencarian dan mendapatkan jawaban sangat cepat di hasil penelusuran, mengapa harus perlu layanan Google Answer? Ini yang menjadikan gagal.
10. Google Lively

Konsepnya sederhana dan menarik. Pengguna seakan hidup dalam dunia virtual dan berkomunikasi (chat) via avatar 3D. Sayangnya Google Lively hanya bernafas selama satu semester di tahun 2008.



Sumber


Sabtu, 09 Maret 2013

Tips Nyaman Pergi Ke Pameran




Setiap tahun selalu ada beberapa pameran komputer, games dan fotografi yang digelar di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar. Pameran yang diikuti oleh puluhan kalau bukan ratusan merek terkenal di industri komputer, games dan fotografi tidak pernah sepi pengunjung setiap kali digelar. Gadgeteers bisa memanfaatkan beberapa tips berikut agar nyaman saat datang ke pameran tersebut :

1) Tidak Datang di Hari Pertama & Akhir Pekan

Hari pertama pameran biasa masih banyak stand atau booth yang masih belum buka. Sedangkan stand atau booth yang sudah bukan pun beberapa barangnya belum datang lengkap dan promo yang mereka berikan belum seagresif menjelang hari-hari terakhir pameran.


Meski harga tiket masuk lebih mahal di hari kerja, akhir pekan biasa dibanjiri oleh ribuan kalau bukan belasan ribu pengunjung yang berdesak-desakan di dalam ruangan pameran dan sering kali membuat sekadar berjalan saja sulit. Selain itu jika kamu membawa kendaraan pribadi, kamu juga dapat dipastikan akan sulit mendapatkan tempat parkir yang dekat dengan area pameran. Jika terpaksa hanya bisa datang di akhir pekan, kamu sebaiknya datang lebih awal sebelum jam buka pameran agar dapat tempat parkir yang tidak terlalu jauh.


2) Keputusan Membeli

Pameran sering kali menarik perhatian karena banyak orang menganggap harga pameran akan lebih murah dibandingkan dengan harga biasa dan ditambah dengan berbagai bonus menarik. Pemikiran ini tidak sepenuhnya salah dan tidak sepenuhnya benar.


Beberapa harga produk komputer, games dan fotografi di pameran sering kali tidak jauh berbeda dengan harga normal. @GadgetGaul pernah menemukan harga pameran yang justru (sedikit) lebih mahal dibandingkan dengan harga normal. Jika Gadgeteers tertarik membeli suatu produk di pameran, tidak ada salahnya untuk sejenak mengecek harga dan bonus yang ditawarkan toko baik toko online maupun toko yang ada di beberapa pusat perbelanjaan.

Sebelum bertransaksi, jangan lupa juga untuk bertanya ke penjual mengenai garansi : Jangka waktu, lokasi klaim garansi dan prosedur klaim garansi. Mintalah kepada penjual untuk mencatat jangka waktu garansi di bukti pembelian yang kamu terima jika tidak menerima kartu garansi.


3) Hal-hal Kecil yang Tidak Kalah Penting

Ruangan pameran umumnya sangat luas, biasa perlu waktu 3-4 jam untuk mengelilingi semuanya. Jika kamu berencana untuk melihat-lihat seluruhnya maka ada baiknya kamu :


a) Makan dulu sebelum masuk ke arena pameran. Makanan & minuman yang dijual di arena pameran relatif lebih mahal dibandingkan dengan makanan & minuman yang dijual di luar.

b) Mengisi baterai semua gadget di rumah & bawa power bank. Di dalam arena pameran, kamu mungkin tetap mau cek Facebook, ngetweet, foto-foto, telepon atau browsing cek harga normal barang di toko online.






SUMBER



Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini

Popular Posts

Labels

Blogger news

About